Faktor Luar Yang Mempengaruhi Prilaku Anak Penderita Autisme

Beberapa hal di lingkungan anak Anda dapat berubah dan beberapa tidak. Kadang-kadang masalahnya adalah gerakan yang bermaksud baik yang sebenarnya kontraproduktif, seperti seorang guru memasukkan permen ke mulut anak perempuan Anda untuk membuatnya tetap diam, namun secara tidak sengaja dia malah merasa di hadiahi karena perilakunya di sekolah khusus penyandang difabel.

Terkadang hanya dengan mencari tahu apa masalahnya adalah dapat membantu Anda melakukan sesuatu. Kulkas Anda akan selalu mengeluarkan bunyi berdengung, tetapi jika Anda menyadari bahwa suara itu mengganggu putra Anda yang pendengarannya peka, Anda dapat membantunya mengatur tempat yang tenang untuk mengerjakan pekerjaan rumah.

Terkadang Anda akan menemukan ketidakcocokan antara apa yang diharapkan dari anak Anda dan apa yang sebenarnya bisa ia lakukan.

Minat

Mungkin anak Anda todal mendengarkan karena guru atau materi tidak menarik. Jika kelas prasekolah putra Anda menghabiskan bertahun-tahun berbicara tentang dinosaurus dan dia terobsesi dengan mesin, mungkin guru dapat mengarahkan topik sedikit ke minatnya.

Faktor stimulasi sensorik

Anak Anda mungkin merespons dengan perilaku yang mengganggu jika ia kewalahan oleh terlalu banyak informasi sensorik. Jimmy adalah anak yang cerdas dengan banyak energi untuk belajar. Tapi dia punya teman sekelas yang menangis berjam-jam setiap hari. Suara dan beban emosional dari tangisan itu mendorong Jimmy ke tepi dan membuatnya sangat sulit baginya untuk berkonsentrasi dan belajar. Ibunya telah menyadari hal ini dan berusaha mengubahnya menjadi ruang kelas yang tidak akan terlalu mengganggu.

Masalah dalam berkomunikasi

Mungkin putra Anda frustrasi karena dia tidak bisa berkomunikasi — tentang refluks buruk yang melukai tenggorokannya atau pertanyaan yang ingin dia jawab di papan tulis. Menggunakan gambar, bahasa isyarat, atau keyboard alih-alih berbicara mungkin membantu. Di sinilah eksperimen dan guru yang hebat dapat membuat semua perbedaan.

Interaksi sosial juga bisa jadi pemicu

Mungkin putri Anda menyadari bahwa ia tidak punya teman, jadi waktu istirahat sangat sulit baginya. Berbicara dengan guru dan bahkan teman-teman sekelasnya mungkin membuat perbedaan. Beri tahu mereka apa masalah putri Anda dan minta bantuan mereka. Ya, anak-anak bisa kejam satu sama lain tetapi mereka juga bisa terbuka dan menerima secara fenomenal. Jangkau sifat alami mereka yang lebih baik. Jangan berasumsi bahwa mereka harus tahu bagaimana berperilaku di sekitar anak Anda, tetapi ajari mereka bagaimana dan Anda mungkin akan terkejut dengan betapa mendukungnya teman-temannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *